Balada Ringtone Adzan …

Sedikit nostalgia pengalaman setahun yang lalu …

ALLAAHU AKBAR.. ALLAAHU ..klik..

Bunyi ringtone adzan dari sebuah handphone (entah alarm, panggilan masuk, atau pesan masuk) terdengar nyaring, yang kemudian langsung dimatikan oleh yang punya, saat saya sholat shubuh berjama’ah di masjid pagi itu.

Kejadian serupa saya alami juga beberapa hari yang lalu, saat sholat berjama’ah di masjid yang lain. Di tengah-tengah sholat, terdengar ringtone lantunan ayat suci Al-Qur’an dari seorang qori’ Arab, yang mengalami nasib sama, dicekik (dimatikan ‘paksa’) oleh yang punya handphone, walaupun ayat yang dibaca belum sempurna.

Saya jadi kepikiran, bagaimana jika ringtone adzan atau ayat yang dibaca kebetulan berbunyi,

ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAAH

(Aku bersaksi bahwa Tidak Ada Tuhan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah)

Namun karena berbunyi di tengah-tengah sholat, sehingga di’cekik’ menjadi

ASYHADU AN LAA ILAAHA …” klik

(Aku bersaksi bahwa TIDAK ADA TUHAN) >> Atheis (??)

Saya tahu kalau sebagian besar kita beralasan memakai ringtone adzan/ayat Al-Qur’an supaya membantu kita untuk selalu mengingat Allah (berdzikir). Tapi cobalah bayangkan, bagaimana jika sewaktu kita di dalam toilet, ringtone HP kita berbunyi, tidakkan itu berarti malah merendahkan syi’ar Islam ?

Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan apa-apa yang terhormat di sisi Allah maka itu adalah lebih baik baginya di sisi Tuhannya” (QS.Al-Hajj [22]:30)

Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati.” (QS.Al-Hajj [22]:32)

Kalaulah kita beralasan memakai ringtone adzan/ayat Al-Qur’an itu untuk menunjukkan identitas kita sebagai seorang muslim dan kecintaan kita kepada Islam, saya pikir masih banyak cara lainnya untuk membuktikan hal tersebut. Bukankah kita rajin sholat lima waktu juga menunjukkan bahwa kita adalah seorang muslim, dan kita mencintai Islam ?

Apa susahnya mengganti ringtone HP kita untuk mengagungkan syi’ar Islam? Bukankah masih banyak pilihan ringtone yang lain ?

Bagi yang masih ingin mempertahankan ringtone adzan/bacaan ayat Al-Qur’an di handphonenya, berikut saya berikan sedikit masukan:

  1. Ketika masuk kamar kecil/WC/toilet, handphone-nya jangan dibawa masuk
  2. Ketika sedang sholat, matikan handphone, atau pasang mode silent
  3. Jika ringtone handphone berbunyi di luar sholat atau di luar toilet, JANGAN mematikan ringtone sampai kalimat adzan/ayat Al-Qur’annya dibaca sempurna (Jangan memutus di tengah-tengah kalimat)
  4. Begitu pula jika kita memasang alarm sholat di computer/laptop kita, usahakan mematikan alarmnya jika kalimat adzan sudah dibaca sempurna (misal: Asyhadu an laa ilaaha illallaah >> baru dimatikan)

Semoga yang sedikit ini bisa bermanfaat buat rekan-rekan muslim …

Tentang Sa'ad

Ingin menunjukkan bukti bahwa saya mencintai Allah dan Rasul-Nya, agar Allah dan Rasul-Nya mencintai saya ... Ingin menunjukkan bukti bahwa saya adalah anak yang berbakti kepada kedua orang tua, agar kedua orang tua saya merasa ridla kepada saya ...
Pos ini dipublikasikan di Umum. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s