Anomali pada Terjemahan Riyadhus Shalihin – Bab Isbal

Pada suatu sore, seorang rekan kantor menanyakan dasar/dalil dari celana saya yang menggantung (tidak isbal/melebihi mata kaki). Saya mengajaknya untuk melihat langsung ke buku terjemah Riyadhus Shalihin yang disusun Imam An Nawawi, yang kebetulan tersedia di masjid kantor.

Namun saya agak kaget, ketika saya buka Kitab Pakaian – Bab Sifat Panjangnya Gamis pada buku terjemahan tersebut. Seingat saya, pada buku terjemahan Riyadhus Shalihin yang saya punya, terdapat paling tidak enam atau delapan hadits pada bab tersebut (termasuk hadits yang membahas terlarangnya isbal/melabuhkan kain melebihi mata kaki bagi laki-laki). Adapun pada buku terjemahan Riyadhus Shalihin yang ada di masjid kantor tersebut, Kitab Pakaian – Bab Sifat Panjangnya Gamis hanya memuat dua buah hadits !!!

Saya mencoba membuka buku terjemahan Riyadhus Shalihin lainnya, dengan sampul berbeda, yang juga ada di masjid kantor saya tersebut. Ternyata pada Kitab Pakaian – Bab Sifat Panjangnya Gamis, saya juga menjumpai dua hadits saja. Begitu saya lihat sampul dalamnya, ternyata meskipun sampulnya berbeda, namun penerbitnya sama !!!

Terlampir foto kedua buku terjemah tersebut:

Buku pertama - Penerbit Mizan

Buku pertama – Penerbit Mizan

Sampul dalam dari Penerbit Mizan

Sampul dalam dari Penerbit Mizan

Cover dari YSDF

Cover dari YSDF

Sampul dalam dari YDSF

Sampul dalam dari YDSF

Daftar isi dari kedua buku. Isinya sama, hanya berbeda cover/sampul luar

Daftar isi dari kedua buku. Isinya sama, hanya berbeda cover/sampul luar

Tampilan Bab Panjangnya Gamis (1)

Tampilan Bab Panjangnya Gamis (1)

Tampilan Bab Panjangnya Gamis (2)

Tampilan Bab Panjangnya Gamis (2)

Saya langsung coba membandingkannya dengan aplikasi terjemah Riyadhus Shalihin pada HP android saya. Ternyata memang berbeda, pada Kitab Pakaian – Bab Sifat Panjangnya Gamis di aplikasi tersebut, total memuat dua belas hadits.

Berikut screenshot-nya:

Aplikasi Riaz us Saliheen di android

Aplikasi Riaz us Saliheen di android

Kitab Pakaian di aplikasi android

Kitab Pakaian di aplikasi android

Bab Sifat Panjangnya Gamis pada aplikasi android

Bab Sifat Panjangnya Gamis pada aplikasi android

Awal Android AplikasiTengah Android AplikasiAkhir Android AplikasiSaya bandingkan juga dengan aplikasi HaditsWeb versi 5.0 di netbook saya, ternyata tidak berbeda dengan aplikasi terjemah Riyadhus Shalihin pada HP android saya. Pada Kitab Pakaian – Bab Sifat Panjangnya Gamis di aplikasi tersebut, total memuat dua belas hadits.

Berikut screenshot-nya:

Judul Bab dan Hadits Pertama pada Aplikasi HaditsWeb 5.0

Judul Bab dan Hadits Pertama pada Aplikasi HaditsWeb 5.0

Akhir Bab pada HaditsWeb 5.0

Akhir Bab pada HaditsWeb 5.0

Di rumah, saya membuka buku terjemahan Riyadhus Shalihin yang saya punya. Ternyata tidak jauh beda dengan aplikasi terjemah Riyadhus Shalihin pada HP android saya. Pada Kitab Pakaian – Bab Sifat Panjangnya Gamis di buku terjemahan tersebut, total memuat dua belas hadits. Perbedaan hanya pada penomoran hadits, yang bisa disebabkan karena ada hadits-hadits berulang, di mana pada aplikasi tidak ditampilkan lagi sedangkan pada buku terjemahan tetap ditampilkan dan diberi nomor urut hadits.

Berikut foto-fotonya:

Cover buku terjemahan yang saya miliki

Cover buku terjemahan yang saya miliki

Sampul dalam pada buku yang saya miliki

Sampul dalam pada buku yang saya miliki

Daftar Isi dari buku terjemahan yang saya miliki

Daftar Isi dari buku terjemahan yang saya miliki

Hal. 81 dari buku terjemahan yang saya miliki

Hal. 81 dari buku terjemahan yang saya miliki

Hal. 82-83 dari buku terjemahan yang saya miliki

Hal. 82-83 dari buku terjemahan yang saya miliki

Hal. 90-91 dari buku terjemahan yang saya miliki

Hal. 90-91 dari buku terjemahan yang saya miliki

Jika demikian, berarti ada sekitar sepuluh hadits yang disembunyikan dan sengaja tidak ditampilkan oleh penerjemah dan/atau penerbit dari buku terjemah Riyadhus Shalihin yang ada di masjid kantor saya.

Tentunya ini bukan masalah remeh, mengingat hal tersebut termasuk bentuk pengkhianatan terhadap penyusun Riyadhus Shalihin (d.h.i. Imam An Nawawi rahimahullaah). Serta kita khawatirkan, hal tersebut termasuk sebagaimana difirmankan Allah dalam Al-Qur’an:

إِنَّ ٱلَّذِينَ يَكْتُمُونَ مَآ أَنزَلْنَا مِنَ ٱلْبَيِّنَٰتِ وَٱلْهُدَىٰ مِنۢ بَعْدِ مَا بَيَّنَّٰهُ لِلنَّاسِ فِى ٱلْكِتَٰبِ ۙ أُو۟لَٰٓئِكَ يَلْعَنُهُمُ ٱللَّهُ وَيَلْعَنُهُمُ ٱللَّٰعِنُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al Kitab, mereka itu dilaknati Allah dan dilaknati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat melaknati,

(QS. Al Baqarah [2]: 159)

Oleh karena itu, kepada orang-orang yang demikian kami berharap sebagaimana difirmankan Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam lanjutan ayat tersebut,

إِلَّا ٱلَّذِينَ تَابُوا۟ وَأَصْلَحُوا۟ وَبَيَّنُوا۟ فَأُو۟لَٰٓئِكَ أَتُوبُ عَلَيْهِمْ ۚ وَأَنَا ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِيمُ

kecuali mereka yang telah tobat dan mengadakan perbaikan dan menerangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itu Aku menerima tobatnya dan Akulah Yang Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.”

(QS. Al Baqarah [2]: 160)

Karena masih sangat banyak umat yang membutuhkan bimbingan yang benar terhadap ajaran Islam.

Terkait pembahasan isbal (memanjangkan kain melebihi mata kaki) beserta syubhatsyubhat-nya, silahkan rekan-rekan mengecek langsung ke link berikut:

ISBAL ?? NO !! Apa sih susahnya? wong tinggal ninggikan celana sedikit? Kan, masih tetap keren?

Semoga bermanfaat … !!

Tentang Sa'ad

Ingin menunjukkan bukti bahwa saya mencintai Allah dan Rasul-Nya, agar Allah dan Rasul-Nya mencintai saya ... Ingin menunjukkan bukti bahwa saya adalah anak yang berbakti kepada kedua orang tua, agar kedua orang tua saya merasa ridla kepada saya ...
Pos ini dipublikasikan di Umum. Tandai permalink.

3 Balasan ke Anomali pada Terjemahan Riyadhus Shalihin – Bab Isbal

  1. Kata M berkata:

    Akhi, kan kitab itu judulnya beda, yang satu MUTIARA, dan yang lain TERJEMAHAN kan??? Karena MUTIARA, maka diambil yang pokok2 saja, mungkin gitu maksud si Pengarangnya…

    • Sa'ad berkata:

      Benar, saya mulanya juga menduga seperti itu. Hanya sayangnya penerjemah tidak menjelaskan hal tsb pada awal terjemahan atau pada kata pengantar. Hal ini tentu dapat menimbulkan kesalahpahaman pada orang awam, ketika suatu ketika dia menjumpai terjemahan Riyadhus Shalihin yang versi lengkap, maka akan ada tuduhan bahwa versi lengkap tsb adalah versi yg sudah tdk orisinil karena sudah ditambah-tambahi (lebih banyak daripada hadits pada MUTIARA tsb). Ini yang saya maksudkan dg amanat ilmiah, sehingga pembaca (baik terpelajar maupun awam) tidak tertipu.

      Misalnya saya pernah membaca terjemahan tafsir Ibnu Katsir Juz 30. Pada awal terjemahan (muqoddimah) nya, penerjemah sudah jelas2 menyatakan bahwa dia HANYA menyajikan/menterjemahkan riwayat2 yg shohih saja dari tafsir Ibnu Katsir tsb. Meski sudah seperti itu, saya pernah mendengar tuduhan bahwa si penerjemah sengaja memotong versi kitab Tafsir Ibnu Katsir aslinya agar selaras dg dalil2 kelompoknya (katanya). Bagaimana lagi dengan yang ini?

      Lain masalahnya apabila memang si penerjemah/penerbit MUTIARA tsb memang SENGAJA tidak menjelaskan ttg pemotongan/pemilihan hadits2 tsb, maka akan timbul banyak sekali prasangka,,, Apalagi penerbitnya terindikasi sebagai penerbit berpaham Syi’ah yang sudah terkenal dengan Taqiyyah-nya ..

  2. deatantyo berkata:

    Alhamdulillah. Baru saja saya ingin membeli mutiara Riyadusshalihin terbitan Mizan. Bersyukur mendapat pencerahan ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s