Apakah ‘PBUH’ Sudah Mewakili Terjemahan Shallallaahu ‘Alaihi Wa Sallam?

Ketika menyebut nama atau gelar dari Nabi Muhammad (Rasulullah), kaum muslimin diperintahkan untuk mengiringinya dengan mengucapkan sholawat dan salam. Biasanya kita mengucapkan Nabi Muhammad (atau Rasulullah) dan ditambahi shallallaahu ‘alaihi wa sallam [1]. Ada juga sebagian ‘ulama yang mengucapkan shallallaahu ‘alaihi wa ‘alaa aalihi wa sallam [2].

Dalam artikel berbahasa Inggris, kalimat sholawat tersebut biasanya diterjemahkan dengan “peace be upon him” (PBUH). Saya sempat berpikir, bukankah kalimat tersebut artinya (kurang lebih) “Semoga keselamatan tercurahkan kepada beliau” ? Jika memang demikian, maka dalam bahasa Arab hanya akan menjadi “‘alaihis salaam“.

Kalimat ‘alaihis salaam memang umumnya digunakan kepada seluruh Nabi dan Rasul. Tetapi untuk Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam, Allah telah memerintahkan secara khusus untuk menambahkan sholawat (di samping do’a keselamatan).

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”

Allah and His angels send blessings on the Prophet: O ye that believe! Send ye blessings on him, and salute him with all respect.”

QS. Al Ahzab [33]: 56

Berdasarkan ayat di atas, maka kalimat “peace be upon him” belum bisa dikatakan mewakili sholawat sekaligus salam. Maka dari itu, alangkah baiknya bila ditambahkan kata “Salawat” sebelumnya, sehingga kalimatnya menjadi “Salawat and peace be upon him” atau “Blessing and peace be upon him“.

Bisa juga dengan kalimat lain yang semakna, yang jelas tidak sekadar “peace be upon him” saja. Dengan demikian, kita telah melaksanakan perintah Allah yang terkandung dalam ayat di atas.

JUST IMHO !!

====

[1] Artinya kurang lebih “Semoga sholawat dan keselamatan dari Allah tercurahkan kepada beliau

[2] Di antaranya Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullaah. Artinya kurang lebih “Semoga sholawat dan keselamatan dari Allah tercurahkan kepada beliau dan keluarga beliau

Iklan

Tentang Sa'ad

Ingin menunjukkan bukti bahwa saya mencintai Allah dan Rasul-Nya, agar Allah dan Rasul-Nya mencintai saya ... Ingin menunjukkan bukti bahwa saya adalah anak yang berbakti kepada kedua orang tua, agar kedua orang tua saya merasa ridla kepada saya ...
Pos ini dipublikasikan di Umum. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s